Risoles


Dulu waktu saya masih kecil, mama sering sekali membuat jajanan2 pasar...rasanya hampir semua cemilan yg kami makan itu hasil bikinan mama...salah satunya yg sering dibikin oleh beliau adalah risoles.. risoles buatan mama memang tiada duanya...hehe...tapi saat kami semua sudah mulai beranjak dewasa beliau pun mulai jarang membuat jajanan lagi...selain faktor usia, mungkin juga karena banyaknya warung2 yang menjajakan camilan ini...tak perlu lagi repot2 harus masak sendiri...tinggal jalan ke tempat org yg jual gorengan, beres deh...hehe...


Namun, di Ncl ini mana ada warung gorengan...kalo mau makan gorengan yaaa bikin sendiri...ga susah sih sebenernya...hanya sedikit repot karena harus masak adonan kulitnya satu per satu...apalagi dengan kondisi punya baby begini...mantengin pan didepan kompor agak2 sulit dilakukan..kecuali kalo suami sdg dirumah dan lagi ga sibuk..bisa deh nitip si baby sebentar sementara emaknya sibuk obrak abrik dapur...

Kalo untuk isiannya, saya sering variasikan sesuai dgn apa yang ada di lemari es...tapi yang paling sering ya pake wortel dan kentang yg dipotong dadu, ayam cincang, daun bawang, garam, merica, sdikit pala bubuk, dan sedikit kecap manis. Sedangkan untuk kulitnya saya copas resep dari mba rieke disini. Kalo di resep aslinya beliau pake susu, saya lebih memilih untuk pake air biasa saja, plus saya tambah 1 sampai 2 sdm minyak goreng agar adonan kulit tidak lengket.

Ini resep kulit dr mba rieke yg saya sering pake:
100 gr terigu protein tinggi (saya pake terigu serba guna)
1/4 sdt garam
1/4 sdt merica putih bubuk
300 ml susu cair ( saya ganti air biasa)
1 butir telur
1/2 sdm margarin leleh atau 1 sdm vegetable oil

Bahan Isi:
3 buah wortel, potong dadu
4 buah kentang, potong dadu
1/2kg daging ayam/sapi cincang
1/4 bagian bawang bombay, iris halus
3 siung bawang putih, cincang halus
3 batang daun bawang, iris kasar
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica putih
1/2 sdm kecap manis
1/4 sdt pala bubuk

Bahan untuk baluran:
2 butir telur + 2 sdm susu cair
Tepung roti
Minyak untuk menggoreng

Cara:
1. Buat isian terlebih dahulu. Panaskan wajan dengan sedikit minyak menggunakan api besar, masukkan ayam/daging cincang. Masak sebentar hingga kecoklatan, turunkan api menjadi sedang, masukkan bawang bombay dan bawang putih. Tumis semuanya hingga harum. Masukkan sedikit garam dan merica. Aduk rata. Lalu masukkan sisa bahan lainnya. Masak hingga matang. Tambah sedikit air bila perlu. Setelah matang, dinginkan.
2. Buat adonan untuk kulit. Aduk semua bahan jadi satu. saring bila perlu agar tidak ada gumpalan terigu yang belum tercampur rata. lalu ambil satu centong sayur adonan, masak di pan anti lengket. setelah bagian atasnya set, angkat. Lakukan sampai adonan habis.
3. Ambil satu lembar kulit, isi dengan 1 sdm bahan isi. Letakkan ditengah-tengah. Lipat bagian bawah kulit hingga menutupi isi, lalu lipat sisi kiri dan kanan kearah tengah, lalu gulung keatas. Lakukan sampai semua kulit habis.
4. Panaskan minyak didalam wajan. Kocok lepas telur dan susu cair, taruh dalam wadah. Siapkan tepung roti dalam wadah. Beri masing-masing kocokan telur dan tepung roti dengan sedikit garam dan merica. Celupkan risoles kedalam telur, lalu gulingkan kedalam tepung roti hingga seluruh permukaan risoles tertutup rata.
5. Goreng dalam minyak panas hingga kecoklatan. Angkat. Hidangkan dengan cabe rawit atau saos sambal.



Selamat mencoba... ^^

RESEP MASAKAN IGA KEMBA'ANG

Bahan :
350 ml santan kental
500 gr iga sapi
100 gr kelapa sangrai, haluskan
1 lembar daun salam
100 gram daun pakis
1 sendok teh garam
1 buah asam kandis
3 sendok makan minyak untuk menumis


Bahan yang Haluskan :
1 sendok teh ketumbar
2 cm kunyit
6 buah bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabai merah
2 cm kunyit
2 cm jahe

Cara membuat :
  1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun salam, asam kandis, hingga harum, lalu masukan iga sapi masak sampai iga berubah warna
  2. Masukan santan cair masak iga sampai empuk
  3. Tambahkan santan kental, kelapa sangrai, masak hingga berminyak
  4. Masukan daun pakis, masak sebentar hingga matang. 
  5. Hidangkan, sajikan untuk 6 orang.

Dadar Gulung



Kue dadar gulung ini merupakan salah satu jajanan favorite saya. tapi saya termasuk yang males bikinnya karena ga sabaran masak kulitnya satu persatu diatas wajan...apalagi sekarang sejak punya baby...uugh...tambah males lagi bikin sesuatu yg menyita waktu..hehe..

Awalnya dari seorang teman yang menjajakan jajanan pasar yg satu ini...waktu itu saya dan beberapa orang teman saya berkesempatan untuk jualan di acara champion league yang diadakan oleh PPI Newcastle.
Nah, salah satu menu yg dijual oleh temen saya itu adalah dadar gulung ini...kepikiran juga untuk beli beberapa dari beliau, tp karena sibuk melayani pembeli, jadinya dadar gulung keburu habis terjual...ya sudahlah...tak apa...lagian badan yg letihpun membuat bayang2 dadar gulung sirna dari pikiran...halah...

Beberapa hari setelah itu diadakanlah acara pengajian bulanan warga muslim Indonesia yang ada di Newcastle dan sekitarnya. biasanya di acara ini ibu2 banyak yang menyumbang makanan atau snack2 khas Indonesia. naaah, temen saya ini bawa dadar gulung lagi...tapi apesnya, pas snack2nya dibagi2in saya ga kebagian karena waktu itu lagi menyusui si baby...untunglah pas pulang saya dibekali beberapa snack yang masih tersisa, termasuklah diantaranya 1buah dadar gulung...

Begitu nyampe rumah langsung disantap...nyam nyam...tapi setelah gigitan terakhir, kok ya nanggung gitu ya...?? huehehe...ya sudahlah...akhirnya demi menuntaskan rasa kangen akan jajanan ini terpaksalah berkutat didapur dan tak lupa nitip si baby ke ayahnya...hehehe....alhamdulillah...akhirnya dadar gulungnya jadi dan memang nikmaaaat sekali untuk temen ngeteh atau ngopi....

Untuk resep kulitnya saya modifikasi resep kulit risoles dari mba Ricke yang saya link di resep risoles di blog ini. Makasih ya mba..

Ini resep kue dadar nya:

Bahan kulit (Resep asli dari Just my ordinary Kitchen punyanya mba Ricke)
100gr terigu protein tinggi (saya pakai terigu serba guna)
1/4 sdt garam
1/4 sdt merica (skip, jangan pake ya... hihii.)
300 ml susu cair (saya pake air biasa)
1 butir telur
1/2 sdm margarin leleh atau 1 sdm oil
1/2 sdt pasta pandan (tambahan dari saya)
1 bungkus vanilla bubuk (tambahan dari saya)

Bahan isian:
1 bungkus frozen shreded coconut yang sudah di defrost
2 keping gula merah (sesuai selera)
2 sdm gula pasir
100 ml air ( bisa ditambah atau dikurangi)
1/4 sdt garam
1 bungkus vanilla bubuk
2 lembar daun pandan (kalau ada, saya tidak pakai karena tidak punya.. hiks)

Cara:
1. Masak air bersama gula merah hingga gula merah larut, lalu saring. Masukkan kembali kedalam sauce pan. Tambahkan bahan lainnya (tambah air bila perlu). Lalu masak hingga air habis sambil sesekali diaduk. Setelah matang, angkat. Sisihkan dan biarkan sampai dingin.
2. Campur semua bahan kulit. Saring bila perlu agar tidak ada gumpalan-gumpalan terigu yang tidak tercampur. Lalu ambil sekitar 1 sendok sayur, masak tipis-tipis seperti kulit crepes atau kulit untuk risoles. Setelah bagian atasnya set, angkat. Lakukan sampai semua adonan kulit habis.
3. Ambil satu kulit kue dadar, letakkan 1 sdm bahan isi ditengahnya, lalu lipat seperti melipat amplop. Lakukan sampai semua kulit habis.
4. Kue dadar siap disajikan.

Selamat mencoba ... ^^



Kue Putri Ayu

Putri ayu kukus

Kue putri ayu adalah salah satu jajanan kesukaan suami...namun semenjak tinggal di Newcastle, kami tak bisa lagi menikmatinya...selain waktu itu belum punya cetakannya, saya pun tak punya kukusan yang besar agar bisa muat loyang didalamnya..


Beberapa waktu yang lalu, seorang teman sekaligus pakar masak disini. Bu Tuti namanya. Beliau menghadiahi saya cetakan putri ayu sebelum beliau kembali ke tanah air...waaah...senang rasanya...segera saja saya mencoba membuat jajanan ini...
Untuk resepnya saya juga menggunakan resep dari beliau:

Bahan:
3 butir telur + 2 kuning telur
200 gr gula pasir
150 ml santan kental
400 gr terigu
1/4 sdt garam
1/2 sdt pasta pandan
Kelapa parut yang sudah dikukus dan diberi sedikit garam dan vanili bubuk
Cetakan putri ayu atau loyang yang telah dioles minyak.

Caranya:
1. Masukkan sedkit kelapa kedalam cetakan/loyang, kemudian tekan2 dan padatkan.
2. kocok telur dan gula pasir sampai putih dan kental, lalu masukkan pasta pandan, garam dan santan. kocok sebentar hingga semua tercampur rata.
3. Masukkan terigu yg telah diayak sedkit demi sedikit agar adonan tidak turun/deflate. lalu tuang adonan ke cetakan/loyang yg telah disiapkan. kukus selama lebih kurang 15-20 menit atau hingga matang.

Berhubung tak semua orang memiliki cetakan putri ayu, ataupun kukusan yang cukup besar, putri ayu ini juga ternyata bisa dipanggang di oven kok dengan menggunakan teknik au bien mariene a.k.a waterbath a.k.a loyang yg berisi adoanan ditaruh diatas loyang yg lebih besar dan memiliki sisi yang agak tinggi kemudian diisi dnegan air panas hingga stengah tinggi loyang. kemudian panggang dengan suhu sekitar 180-190 derajat C selama kurang lebih 20-30 menit tergantung ukuran loyang.

Kalo soal tekstur sih ga ada bedanya antara yg dikukus dgn yg dipanggang...cuma kalo segi rasa sepertinya yang dipanggang lebih legit dari pada yg dikukus...tp semuanya kembali ke selera masing2 sih...kamu pilih yg mana..? mana.? mana...? lah...kok jd nyanyi dangdut begindang...huehehe...


Putri ayu panggang

Sooo....ga ada kukusan ato cetakan putri ayu?? siapa takut...!!! hehehhe...iklan bgt dah ah...

Discover Indonesia 2014


Beberapa hari yang lalu saya dan beberapa teman saya disini berkesempatan untuk ikut serta memeriahkan acara Discover Indonesia yang diselenggarakan oleh PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) Newcastle. Walaupun ini adalah kali pertama acara tersebut digelar, namun alhamdulillah terbilang sukses. Discover Indonesia diselenggarakan
selama 4 hari berturut2. Hari pertama dan kedua diisi dengan bazaar makanan dan pernak pernik khas Indonesia. Hari ketiga diisi dengan pertunjukan pada malam harinya (kalo saya ga salah),dan hari keempat yang merupakan puncak acara diisi dengan pagelaran tari dan kesenian Indonesia dari berbagai daerah di tanah air. Para penarinya ya para mahasiswa/i atau warga Indo yang ada disini. Jadi walaupun tak se sempurna penari daerah profesional, namun usaha yang mereka tunjukkan patut diacungi jempol, karena tak mudah pastinya mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari latihannya sampai mempersiapkan kostum.

Kalo di rekap, acaranya seru kalo menurut saya.. apalagi ini kali pertama saya jualan yang beli adalah warga lokal dan para mahasiswa internasional dari berbagai negara, dan yang dijajakan adalah makanan khas Indonesia pula. Kebetulan saat itu saya menyediakan menu sate padang, sate ayam, tahu isi dan putri ayu. teman saya yang lain menyediakan menu ikan2an seperti ikan bakar dan ikan bumbu rujak serta jajanan pasar lainnya seperti onde2, dadar gulung, dll..


Tak banyak ekspekstasi bahwa jualan ini akan laris manis mengingat dimenit2 awal tak begitu banyak pengunjung yang datang. Namun siang harinya saat break lunch, para pengunjung datang berbondong2 untuk melihat2 apa saja yang dijajakan saat itu. sedikit kewalahan memang, tapi sungguh pengalaman yang luar biasa bagi saya. mereka tak hanya membeli, namun juga menunjukkan ketertarikannya pada apa yang terhidang di meja dagangan. bahkan tak sedikit yang bertanya,diantara makanan yg terhidang ini yg mana yang paling kamu rekomendasikan? lah...bingung toh jawabnya yg mana...semuanya kan dagangan...hehehe...akhirnya saya coba jelaskan satu persatu menu yg ada, dari apa saja mereka terbuat sehingga pengunjung bisa sedikit meraba2 kira2 jenis makanan mana yg cocok dilidah mereka.

Salah satu moment yang paling seru bagi saya adalah saat saya menjelaskan 'lontong'...kebanyakan mereka tidak tahu apa itu lontong. ada yg bilang lontong itu bhs inggrisnya rice cake..tapi kok ya saya agak2 ga setuju je, karena setau saya rice cake itu refer nya ke rice cake nya korea...jadi dari pada bingung akhirnya saya tunjukkin aja bentuk lontong itu seperti apa...saat saya nunjukkin itu ekspresi mereka bermacam2...ada yang lempeng aja, ada yang terlihat tertarik, bahkan ada yang mengernyitkan dahi, ntah apa yg ada dipikiran mereka.

Selain itu ada juga pengunjung yang bertanya, kenapa semua snack ini berwarna hijau?...dari apa warna hijau itu dihasilkan, kenapa semua makanan ada kelapanya, dsb, dsb....hampir setiap pengunjung bertanya tentang makanan yg mereka beli...capek juga sebenarnya menjelaskan satu persatu dan berulang2, namun disitulah letak keistimewaannya...bisa mempromosikan budaya indonesia melalui makanan itu rasanya sesuatuuuu bgt...hehehe...


Ini beberapa foto yang saya ambil dari album ppi newcastle sebagai kenang2an...




















Klepon / Onde-Onde




Kalo di jawa namanya klepon, tapi kalo di sumatera disebut onde2...Jajanan yang satu ini merupakan salah satu makanan favorit keluarga, terutama saat bulan Ramadhan tiba.
Saat Ramadhan onde2 dan jajanan2 tradisional lainnya dijual di pasar kaget yang hanya ada saat bulan Ramadhan. Hampir setiap hari sepulang dari kantor, papa selalu membawa sebungkus onde2 untuk menjadi menu berbuka puasa. Namun hanya saat Ramadhan saja..di hari lain tak begitu tertarik dengan si onde2..

Sejak menetap di Newcastle ini, kangen makan onde2 saya rasakan tak hanya saat Ramadhan tiba...hampir setiap hari rasanya ingin makan jajanan ini...namun apa daya...bahan2nya termasuk mahal..1 bungkus gula merah isi 6 potong kecil blog dengan diameter dan tinggi lebih kurang 5cm dihargai £1.90, belum lagi shreded coconut yang satu bungkusnya seharga £1.99...Kalo hitungan kasarnya, untuk menikmati klepon saya harus merogoh kocek sekitar £5.00...Dengan nominal segitu disini bisa dapet ayam ukuran medium 1 ekor, atau chicken leg 3kg, atau biskuit asda berbungkus2, atau seabreg sayuran di toko sayur, atau 60 butir telur ayam segar, daaaaan atau2 yang lainnya...huehehe...lah kalo gitu kenapa bikin onde2 kalo ga mau rugi?? wkwkwkkwk...

Mau gimana lagi...walaupun tinggal di negeri bule, selera ttp ngendonesah sekali...

Tapi belakangan saya menemukan solusi untuk menekan sedikit pengeluaran untuk membuat onde2...Iseng2 saat belanja ke asda (supermarket di UK), saya melihat desicated coconut di rak bahan2 baking...karena penasaran, saya beli deh tu coconut..apalagi sebungkus cuma £1.00...Tapi saya masih bingung mau bikin apa pake coconut ini...akhirnya saat suami request minta dibikinin onde2, iseng2 saya coba deh balurin onde2 yg telah mateng ke coconut itu...eeeh...ternyata enak juga...siip dah...murah meriah dan ga repot pake acara kukus2an lagi...1 bungkus bisa untuk 2x bikin..



Saya ga pernah menakar ukurannya kalo bikin onde2...jadi takaran resepnya kira2 aja..

Bahan:

Tepung ketan putih
Sedikit garam
Sekitar 2sdm air kapur sirih
Air secukupnya
Sedikit pasta pandan

bahan isian:
Gula merah yang disisir halus...Lebih baik disisir halus dari pada di potong2 agar meminimalkan kemungkinan gulanya meleber keluar

bahan taburan:
Desicated coconut, atau kelapa parut fresh yang telah dikukus matang dan dicampur sedikit garam

Cara:
1. Campur semua bahan menjadi satu. aduk dan uleni sampai semua tercampur rata dan adonan bisa dipulung
2. Bulatkan adonan, isi dengan gula merah, bulatkan kembali lalu masukkan kedalam air yang sedang mendidih dan tunggu sampai mengapung. Angkat, tiriskan dan langsung gulingkan kedalam parutan kelapa. Onde2 siap disajikan.

Jadi, mau namanya onde2 atau klepon, tetaaaap nikmat disantap sebagai teman ngupi2 ato nge-teh...bungkuuuuuus....

nb: kapur sirih menjadi salah satu elemen penting dalam membuat onde2 agar teksturnya menjadi sedikit padat dan tdk terlalu kenyal..begitu kata mertua saya wkt pertama kali saya belajar bikin onde2..hehehe...

RESEP MASAKAN AYAM PANIKI

Bahan-bahan
  • 1 ekor ayam yang masih muda dan gemuk
  • 10 siung bawang merah diiris tipis
  • 6 siung bawang putih diiris tipis
  • 8 buah cabe merah
  • 1 batang jahe
  • 2 gelas santan kelapa cair
  • 2 gelas santan kelapa kental
  • 3 sendok makan minyak goreng
  • garam secukupnya.


Cara memasak Ayan Paniki
  1. Pertama-tama ayam dibersihkan terlebih dahulu sampai bersih dan kemudian dipotong-potong
  2. Haluskan atau ulek bumbu bawang putih, bawang merah, jahe, cabe merah dan garam
  3. Tumis bumbu beserta ayam
  4. Jika sudah setengah mtang masukan santan cair
  5. Setelah agak lama masukan santan kental dan aduk sampai minyak dan ayam matang.
  6. Sajikan bersama Nasi dan sayur masakan lainnya untuk disantap bersama keluarga dan sahabat tercinta.
* * *