Tampilkan postingan dengan label jajanan pasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jajanan pasar. Tampilkan semua postingan

Bolu Gulung Ekonomis - metode all in one



Bismillah,
Selamat pagi. Ceritanya masih semangat ngeblog.
Hari ini saya post resep bolu gulung ekonomis yang saya lihat d blognya mba ricke. Dulu paling anti sama semua resep yang pakai metode all in one. Selain waktu itu ga punya standing mixer, di Newcastle juga jenis emulsifier seperti SP tidak dijual dipasaran. Dari yang saya baca, untuk metode ini penggunaan SP atau sejenisnya termasuk crucial untuk menghasilkan bolu gulung dengan tekstur yang lembut tapi tidak terlalu airy seperti sponge cake.


Nah, salah satu yang tricky juga soal bolgul adalah proses pemanggangan. Pokoknya kalo masih belajar seperti saya harus selalu setia didepan oven deh saat memanggang si bolgul, plus jangan lupa catat durasinya agar next time saat mencoba lagi hasilnya lebih baik lagi.

Resepnya saya share disini ya

Bolu gulung ekonomis
Recipe by: Ricke'bunda nadhifa indriani

Bahan:
6 butir telur utuh
90gr gula pasir
1sdm emulsifier (jangan di kurangi jumlahnya ya.. :))
70gr terigu
10gr maizena
10gr susu bubuk
1sdt vanilla (saya pake La'rome)
125gr margarin lelehkan (saya pake veg oil)

Loyang:
1 buah loyang ukuran 30x30x4
atau 2 buah loyang ukuran 22x22x4
(saya menggunakan loyang ukuran 30x24x4.. agak ketebalan sih..)

Cara:
1. Panaskan oven di suhu 200dercel atau api besar (saya cukup disuhu 190dercel)
2. Siapkan loyang. Oles dengan margarin, alas dengan kertas roti, oles lagi dengan margarin. Sisihkan
3. Campur semua bahan kecuali margarin. Kocok dengan speed tinggi hingga kental, putih, dan berjejak (sekitar 15menit bila menggunakan mixer merk phillips)
4. Masukkan margarin, aduk balik hingga homogen.
5. Tuang kedalam loyang yang telah disiapkan. Hentakkan untuk mengeluarkan gelembung udara. Segera masukkan kedalam oven. Panggang hingga permukaan bolu cukup kering dan kecoklatan.
6. Siapkan kertas roti bersih, balikkan bolu keatas kertas roti tersebut, copot kertas roti yang menempel didasar bolu. Sgera balikkan kembali keatas cooling rack sampai dingin.
7. Setelah dingn bisa diisi sesuai selera dan gulung dengan PEDE. Hehe.

Saya lebih suka menggunakan veg oil untuk membuat berbagai jens cake karena kalau disimpan dikulkas tekstur cake tetap lembut, beda dengan yang menggunakan butter atau margarin. Tapi tergantung selera juga sih ya.

Kalo ingin tau step2 lengkapnya bisa langsung berkunjung ke blognya mba ricke ya. Beliau punya foto step per step membuat bolu gulung.


Yuk, bikin bolgul yuk..
Selamat mencoba.. ^^

Pisang Bolen Dengan Korsvet


Bismillah..

Beberapa minggu (atau bulan..hehe) yang lalu saya posting mengenai pisang bolen tanpa korsvet yang saya ambil dari blog KBB. Bisa di cek sendiri ya. Hasil bolennya lembut, cocok bagi pecinta bolen yang suka tipe bolen lembut.

Kali ini saya pun penasaran ingin mencoba bolen dengan menggunakan korsvet. Korsvet sendiri merupakan jenis pastry fat yang biasa digunakan untuk membuat berbagai jenis pastry. Harganya pun relatif murah
.

Resep bolen kali ini saya menggunakan resep dari Unilever Food Solution dan tips and tricks dari teh Nenis bkr yang saya liat di blog nya dapurbulalawira.

Ini resepnya ya..

Bahan:
1kg terigu protein sedang
100gr gula pasir
20gr garam halus
150gr blue band master (cake margarine) (saya pakai blueband biasa)
350ml air dingin
2 butir telur (100gr)

Bahan laminating:
250gr blueband master pastry fat
150gr blueband master margarine
Campur hingga lembut dengan sendok/garpu

Isi:
60potong pisang raja ukuran 5cm yg telah dibelah dan diberi filling (100gr blueband dan 50gr gula pasir) - saya ga pake filling, keju cheddar dan coklat meses (tambahan dari saya)

Olesan:
3 butir kuning telur omega 3 (saya pakai kuning telur biasa, terkadang dicampur sedikit pewarna kuning telur bila warna kuning telurnya terlalu pucat)

Cara (versi saya :) )
1. Aduk semua bahan hingga tercampur rata dan tidak lengket lagi ditangan. Istirahatkan sekitar 10 menit.
2. Sementara itu, siapkan bahan untuk laminating. bagi 3.
3. Roll adonan memanjang (kurang lebih 50-60cm). oles dengan 1/3 bahan laminating. #tips dari teh nenis, pastikan semua permukaan tertutup rata agar hasil kulitnya bagus tidak pecah2. Kemudian lipat 3 adonan. istirahatkan lagi kurang lebih 10-30menit (kadang saya masukin kulkas dan ditinggal masak atau antar anak sekolah). Kemudian lakukan hal yang sama 2x lagi. kemudian istirahatkan kembali adonan. (sampai ditahap ini saya biasanya simpan adonan di freezer kalo untuk stock dan simpan di kulkas kalo akan digunakan keesokan harinya)
4. Roll memanjang adonan, lalu bagi menjadi kurang lebih 60pcs persegi panjang. Bila kepanjangan, bisa potong 2 adonan tterlebih dahulu sebelum di roll.
5. ambil pisang yang telah telah disiapkan, gulung bersama adonan, tekuk 2 bagian sisi kebawah. letakkan diatas loyang yang telah dioles margarine, kertas roti dan oles lagi dengan margarin. #tips dari teh nenis, bila ingin hasil bolen yang cantik dan terlihat mumbul keatas, tata bolen dengan rapat didalam loyang
6. Panggang bolen disuhu 180dercel selama kurleb 30menit. Usahakan bolen tetap lembut didalam karena menurut teh nenis lagi nih, bolen itu seharusnya lembut bukan renyah. (saya masih belum ahli nih manggangnya.. hari pertama apalagi msh anget2 bolennya masih berasa sedikit renyah.. walaupun beberapa jam kemudian sudah berasa lembutnya.)



Untuk proses lengkap dan jelasnya bisa langsung berkunjung ke blog diatas ya..

Selamat mencoba.. ^^

Pisang Bolen Coklat Keju


Bismillahirrahmaanirrohiim..

Sudah lamaaa sekali tidak mengunjungi blog..
Alhamdulillah, bisnis makanan saya sudah mulai mendapat respon dari teman2.. Terimakasih yang tak terhingga kepada semua teman2 yang sudah memberikan support kepada saya. Walaupun sekarang masih sedikit kewalahan karena masih bemodalkan oven tangkring dan oven listrik kecil, tapi saya menikmati setiap prosesnya.. 


Anyway.. karena ceritanya akhir2 ini sedikit sok sibuk, jadi saya memang jarang punya waktu untuk nongkrong didepan komputer untuk post sesuatu di blog.. selain itu faktor internet yang terkadang lelet membuat saya keburu ngantuk dan akhirnya menyerah di empuknya kasur dan bantal.. hehe..

Kali ini saya post salah satu menu bakulan saya yang lumayan sering di repeat order belakangan ini.. yup, pisang bolen coklat keju.. Saya menggunakan resep dari grup KBB tercinta.. tanpa korsvet, tapi hasilnya ga kalah enak..(yang bilang enak temen saya yang mesen loh.. hehe..). Yang mau nyobain bisa langsung cuuuus ke blog KBB ya.. 



Yuk.. cobain bikin sendiri dirumah.. atau kalo lagi males, ya pesen sama saya ajah.. huehe...
Selamat mecoba.. ^^

Martabak Manis


Siapa yang tidak suka dengan martabak manis? rasanya hampir semua orang Indonesia suka dengan jajanan yang satu ini. Di Padang, saya dan suami suka jajan martabak manis disalah satu gerobak martabak manis yang biasa mangkal di pasar tradisional dekat rumah. Jadinya begitu menetap di Ncl, martabak manis ini terasa memanggil2 apalagi ketika perut lapar dan tak ada satupun camilan yang bisa dicemal cemil.. huehehe..


Kalau dilihat dari bahan dan cara pembuatannya, rasanya membuat martabak ini gampaaaang sekali. Tapi ternyata praktek memang tak selalu semudah teori. Martabak2 saya berakhir dengan bantat ataupun gosong. Pernah dalam satu hari saya mencoba 3 buah resep sekaligus dan semuanya berakhir gagal total. Sejak itu saya pun menyerah dengan yang namanya martabak manis. Tak lagi2...Bahkan begitu salah seorang teman yang akan pulang ke Indonesia berbaik hati memberikan heavy duty pan untuk membuat martabak, saya masih enggan untuk langsung mencoba membuat martabak lagi... Hingga pada suatu hari semuanya berubah (halaaaah.... novel bgt ini plot nya...)

Saya yang saat itu baru mulai berjualan bingung mau membuat jajanan apa untuk dijual. Akhirnya pilihan jatuh pada martabak manis. Nothing to loose lah judulnya. Kalau jadi ya syukur Alhamdulillah, kalau gagal ya...(nangis bombay lagi... huehehe...). Setelah googling, saya ketemu resep dari mba hesti. Terlihat dari fotonya gambar martabak buatan beliau sungguh menggoda. Kebetulan saya memang suka dengan resep2 makanan tradisional beliau. Jadilah hari itu, hitung2 ikhtiar untuk jualan, saya mulai mengeksekusi resep martabak dari mba hesti. Hasilnya? Alhamdulillah... Empuuuk sekali, sedikit kenyal karena ada sedikit tepung sagu (saya pakai tapioka) didalamnya. Dan walaupun sudah bermalam tetap enak. Iseng2 posting di FB.. eeh, alhamdulillah ada yang pesan. Benar2 senang rasanya. Tak hanya karena martabaknya berbuah pesanan, tapi juga karena akhirnya saya dan suami bisa menikmati martabak manis buatan sendiri. Alhamdulillah... Semoga ilmunya barokah ya mba hesti...

Martabak Manis

Original recipe by: Hesti's kitchen

Bahan:
500 gr terigu
50 gr gula pasir
1 sdm tapung sagu (saya pakai tapioka)
1/2 sdt ragi
1/2 sdt garam
1/4 sdt vanilli
2 butir telur
650 ml air
1 sdt soda kue 

Bahan isian:
Coklat meises atau coklat cincang
Kacang tanah sangrai, cincang halus
Susu kental manis
Gula pasir
Mentega/butter untuk olesan

Cara:
1. Campur semua bahan kering kecuali soda kue. Sisihkan.
2. Campur telur dan air. Kocok rata. Lalu tuang kedalam bahan kering. Aduk hingga tercampur rata. Tutup dengan plastik. Diamkan selama 1jam atau hingga permukaannya berbusa (saya hingga 2 jam karena cuaca disini yang dingin)
3. Panaskan wajan anti lengket. Gunakan api sedang. Sebelum menuang adonan kedalam wajan, campur adonan dengan soda kue, aduk cepat. Lalu tuang kedalam wajan. Gerakkan wajan melingkar untuk mendapatkan sisi2 yang crunchy khas martabak. Biarkan hingga muncul gelembung2 udara diseluruh permukaan martabak. 
4. Taburi permukaan martabak dengan gula pasir. Kecilkan api, lalu tutup wajan. Masak hingga matang.
5. Begitu matang, angkat. Oles permukaannya dengan butter, taburi kembali dengan gula pasir. Beri isian. Potong 2, lipat. Olesi bagian atas dengan butter. Potong sesuai selera.




Note: 
#Penting untuk memasukkan soda kue sesaat sebelum adonan dituang kedalam wajan. Jangan lupa untuk segera menuang adonan kedalam wajan begitu soda kue dicampur kedalam adonan agar soda kue bisa bekerja dengan maksimal. 

#Pastikan wajan sudah dalam keadaan panas sebelum memasukkan adonan kedalam wajan. Gunakan api sedang terlebih dahulu. Begitu sudah muncul gelembung2 yang banyak dipermukaan martabak (bahkan kalau saya hingga bagian pinggirannya mulai mengering), segera taburi dengan gula pasir. Lalu tutup. Bila perlu alasi tutup wajan dengan kain agar uap air tidak jatuh ke permukaan martabak.

Karena saya orangnya pemalas dan kebetulan wajan saya berukuran kecil, jadi satu adonan martabak bisa menghasilkan sekitar 15 bulatan martabak, yang saya sering lakukan adalah menyetok kulit martabak yang sudah dimasak, bungkus dengan plastik wrap, masukkan kedalam freezer. Bila ingin menyantap, tinggal panaskan kulit martabak kedalam oven cukup hingga hangat secara keseluruhan. Lalu oles butter, dan isi sesuai selera. Bagi saya (saya probadi loh, teori ini tidak untuk jualan loh ya...hanya untuk konsumsi pribadi...), rasanya tetap enak. Plus hemat energi dan tenaga.. huehehe... Alasan klasik pemalas seperti saya.

Bikin martabak manis... siapa takut...!!!... Selamat mencoba... ^^

Homemade Puff Pastry


Sudah lama sekali ingin mengeksekusi resep puff pastry dari Anna Olson ini. Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya ikut jualan di acara Discover Indonesia yang berlangsung selama total 3 hari. Salah satu snack yang saya jajakan adalah bolen bandung. Awalnya saya ingin yang praktis saja menggunakan kulit puff pastry instant yang banyak dijual di supermarket disini. Harganya juga tergolong murah. Hanya saja waktu itu rasanya keinginan untuk membuat puff pastry sendiri sudah membuncah (halaaah...), sehingga tanpa tedeng aling2, beberapa hari sebelum hari H berjualan saya memutuskan untuk membuat bolen bandung semuanya from scratch.


Puff pastry sendiri adonannya berbeda dengan adonan croissant. Walaupun prosesnya sama, tapi adonan puff pastry tidak menggunakan yeast, dan tidak butuh waktu berhari2 dalam proses pembuatannya. Berbeda dengan adonan croissant yang butuh waktu fermentasi yang cukup lama untuk menghasilkan rasa khas croissant. 

Resep puff pastry ini pun berbeda dengan yang biasa saya baca. Bila biasanya mentega diletakkan ditengah2 adonan terigu baru kemudian di roll, resep yang ini justru menteganya lah yang di roll memanjang dan adonan terigu yang diletakkan ditengah2nya. Tapi justru itulah yang membuat proses pembuatan puff pastry ini lebih gampang menurut saya karna saya tak perlu khawatir bila adonan terlalu tipis sehingga butter keluar dari adonan. 

Untuk puff pastry ini saya menggunakan unsalted butter. Beberapa resep saya lihat sering menggunakan korsvet untuk membuat adonan croissant atau puff pastry. Berhubung saya tidak pernah menggunakan korsvet, jadi saya tidak bisa memberikan perbandingan mana yg lebih enak. 

Anyway, ini resepnya

Puff Pastry

Original recipe by: Anna Olson

Bahan I:
3 cup unsalted butter
1 cup terigu

Bahan II:
4 cups terigu
1 cup air dingin
1 sdm gula pasir
2 sdt garam
1 sdm lemon jus
1/2 cup butter

Cara:
1. Aduk bahan I menggunakan mixer hingga tercampur rata. Letakkan diatas baking paper, bentuk persegi (sekitar 20x15cm). Masukkan kedalam lemari es. Sisihkan
2. Aduk bahan II hingga kalis (tidak perlu sampai elastis). Bentuk persegi (lebih kecil sedikit dari ukuran bahan I. Tutup dengan plastik wrap. Diamkan dalam lemari es minimal 1 jam.
3. Keluarkan adonan I dan II. Pipihkan adonan I menggunakan rolling pin hingga 2-3 kali lipat panjang ukuran semula. lalu letakkan adonan II ditengah adonan I. Tutup adonan II seperti melipat kertas/buku. Lalu giling memanjang kembali hingga tipis*. Lipat kembali. Lakukan proses ini selama 2x. Lalu tutup adonan dengan plastik, simpan dalam lemari es minimal 2 jam.
4. Setelah 2 jam, ulangi proses di step no.3 sebanyak 2 kali. Simpan kembali dalam lemari es selama 2 jam. Lalu ulangi proses tersebut 1x kali lagi. Kemudian istirahatkan selama minimal 1 jam didalam lemari es.
5. Adonan pastry siap digunakan. Potong 2 adonan. giling tipis masing2 bagian sesuai kebutuhan.

*. Dalam proses menggiling yang harus diperhatikan adalah panjang adonan bukan lebar adonan agar adonan bisa dilipat.Taburi meja kerja dengan terigu agar adonan tidak lengket.
Foto step by step nya sama seperti cara melipat adonan croissant disini.


Seperti yg saya sebutkan diatas, puff pastry kali ini saya gunakan untuk membuat bolen bandung. Tinggal diisi pisang raja/kepok (saya menggunakan plaintain yg dikukus), coklat dan keju. Lalu panggang dalam oven dengan suhu 180 derajat C selamat kurang lebih 30 menit (tergantung ukuran bolen). 

Hasilnya sudah pasti enaaaak sekali... Kulit puff pastrynya berasaaaa sekali butternya... Sepertinya akan jadi resep andalan pastry saya nih... hihi... 

#Abaikan foto blur nya, fotonya buru2 karena sudah telat ke tempat bazarnya... hihihi... Untung masih sempat foto2 sebentar...

Anyway... Selamat mencoba... ^^